Game ROBOCOP di iOS dan Android
Hi! Kali ini saya akan memosting game yang sudah 3 bulan tersedia di play store dan app store. Yaitu ROBOCOP. yah memang filmnya baru masuk bioskop di Indonesia tanggal 12 Februari 2014. Penasaran gamenya seperti apa? Chekidot!!!
Samsung Pasarkan Galaxy Note 10.1 Edisi 2014
Seorang model memperlihatkan produk Samsung Galaxy Note 3 di Jakarta, (26/9). Smartphone canggih ini dilengkapi dengan 2.3 GHz Quad-Core Processor, RAM 3GB dan berbasis Android 4.3 (Jelly Bean)
Ini Spesifikasi Galaxy Note 10.1 edisi 2014
Smartphone yang baru diluncurkan Samsung Galaxy Note 3 dengan menggunakan program bundling XL, di Jakarta, Jumat, (27/9). Smartphone terbaru ini menggunakan 2.3 GHz Quad-Core Processor yang berbasis Android 4.3 (Jelly Bean).
Google Siapkan Divisi Robot
Google seakan tak pernah puas berinovasi. Setelah sukses dengan Google Glass dan mobil pintar, perusahaan raksasa ini dikabarkan ingin menciptakan divisi robot. Inisiatif ini datang dari mantan pejabat tinggi di Google Android, Andy Rubin.
NSA Sadap 5 Miliar Percakapan Ponsel Tiap Hari
Badan Keamanan Nasional Amerika Serikat, National Security Agency (NSA) mampu mengumpulkan lima miliar isi percakapan melalui ponsel per harinya dari seluruh dunia. Laporan ini berasal dari orang yang kini paling diburu NSA, yaitu mantan agennya sendiri, Edward Snowden.
Thursday, February 13, 2014
Game Robocop di android dan iOS
Thursday, December 5, 2013
NSA Sadap 5 Miliar Percakapan Ponsel Tiap Hari
Situs Time menyebutkan adanya program pelacakan tersebut mulai bocor pertengahan tahun ini. "NSA mengumpulkan rekaman dengan jumlah sangat besar dari seluruh dunia," kata seorang sumber yang ditulis situs tersebut, Kamis, 5 Desember 2013.
Namun, sumber tersebut memastikan, pengumpulan isi rekaman ponsel tidak dilakukan terhadap warga Amerika Serikat yang berada di negara itu. Pemerintah berkilah dengan mengatakan, program ini sesuai dengan aturan hukum dan ditargetkan bagi orang asing.
"Pengawasan terhadap ratusan juta ponsel di seluruh dunia sama seperti mencemooh kebijakan menghormati hak orang asing dan warga Amerika Serikat," kata staf hukum di lembaga American Civil Liberties Union (ACLU), Catherine Crump. ACLU adalah organisasi nirlaba yang memperjuangkan perlindungan terhadap hak asasi.
Dia melanjutkan, seharusnya pemerintah selektif dalam mengumpulkan isi rekaman. "Siapa saja yang isi percakapan ponselnya direkam oleh pemerintah, sudah seharusnya dipastikan terlebih dahulu apakah memang mereka melakukan suatu pelanggaran," kata Crump.
Ia mengecam langkah pemerintah yang dinilai ceroboh dalam melaksanakan program ini. "Orang yang tidak bersalah jangan dijadikan target pelacakan isi rekaman," ujar Crump.
Sebelumnya, sempat muncul spekulasi mengenai apa saja peralatan yang dibutuhkan untuk mendukung kegiatan spionase NSA terhadap targetnya. Harian The New York Times menyebutkan, satu penunjang utama badan mata-mata itu adalah fiber-optic cable atau kabel serat optik.
Perekaman informasi melalui kabel serat optik merupakan cara modern dalam spionase. Lewat teknologi ini, informasi dapat dikumpulkan melalui trafik dari jarak jauh dengan menggunakan telepon ke satelit.
Google Siapkan Divisi Robot
Google seakan tak pernah puas berinovasi. Setelah sukses dengan Google Glass dan mobil pintar, perusahaan raksasa ini dikabarkan ingin menciptakan divisi robot. Inisiatif ini datang dari mantan pejabat tinggi di Google Android, Andy Rubin.
Divisi robot Google memang belum mulai dibangun. Namun, sebagai langkah awal, selama enam bulan terakhir, Google telah mengakuisisi beberapa perusahaan yang mengkhususkan diri di bidang robotika. Setidaknya ada tujuh perusahaan robotika yang sudah diakuisisi Google.
Beberapa perusahaan yang telah diakuisisi antara lain Industrial Perception yang berfokus pada bidang robotika, khususnya spesialis dalam penanganan paket. Lalu, ada juga Schaft dan Meka, perusahaan pembuat robot mirip manusia dan memiliki kemampuan seperti manusia.
Gary McMurray, direktur sebuah asosisasi industri di Institute Technology Georgia bidang robotika dan intelijen mesin, mengatakan tak sulit menebak apa tujuan Google mengakuisisi perusahaan-perusahaan robotika tersebut.
"Mereka ingin menggunakan robot untuk pemasaran atau proses manufaktur, bukan untuk meningkatkan pangsa pasar," kata McMurray kepada ABC News, Kamis, 5 Desember 2013.
Terlepas dari bagaimana akhirnya robot akan digunakan, baik Rubin maupun Google tampaknya akan segera merealisasikan hal tersebut. Dalam sebuah wawancara dengan The New York Times, Rubin mengatakan bahwa robotika akan jadi proyek jangka panjang. "Kami perlu memikirkan faktor waktu dan visi 10 tahun ke depan," kata dia.
CEO Google Larry Page menyatakan keyakinannya pada Rubin untuk bisa memimpin proyek robotika. "Ini adalah taruhan besar. Android adalah ide gila yang menyematkan komputer super canggih ke dalam jutaan perangkat," kata Page. Ia mengaku hal ini masih terlalu awal untuk dibicarakan, namun ia tak sabar melihat perkembangannya nanti.
Perusahaan-perusahaan besar lain juga telah menggunakan robot dalam pengembangan bisnis mereka. "GE adalah perusahaan pertama yang masuk ke bidang robotika," kata McMurray. Lalu, dia melanjutkan, ada juga Amazon, yang membangun perusahaan robotikanya sendiri, bernama Kiva Systems, untuk mendorong bisnis warehousing.
Jadi, Google bukanlah perusahaan pertama yang menggunakan robot. "Google adalah perusahaan yang sangat berpikiran maju," ujar McMurray.


















